π Pendahuluan
Perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi berbasis ide dan kreativitas. Mahasiswa Universitas Suryakancana (UNSUM) memiliki peran vital dalam mendorong potensi ekonomi kreatif daerah, khususnya di Cianjur dan sekitarnya.
π¨ 1. Ekonomi Kreatif dan Tantangan Daerah
Potensi besar yang dimiliki oleh daerah seperti:
- Kerajinan tangan dan produk tradisional
- Seni pertunjukan lokal
- Kuliner khas daerah
- Pariwisata budaya dan sejarah
Namun, tantangan yang dihadapi:
- Kurangnya akses pemasaran digital
- Minimnya pelatihan dan pengemasan produk
- Terbatasnya inovasi dan kolaborasi
π§ 2. Peran Mahasiswa UNSUM dalam Pengembangan Solusi
Mahasiswa melalui KKN tematik atau program wirausaha kampus:
- Melatih pelaku usaha kecil membuat konten promosi digital
- Membuat platform online atau katalog produk UMKM
- Memberi pelatihan desain kemasan dan branding
- Membantu proses legalitas dan sertifikasi produk
π€ 3. Kolaborasi dengan Stakeholder Lokal
Langkah kolaboratif yang dilakukan mahasiswa:
- Menghubungkan pelaku usaha dengan dinas terkait
- Mengadakan bazar dan expo ekonomi kreatif di kampus
- Mengundang pelaku industri kreatif nasional sebagai pembicara
- Membentuk komunitas ekonomi kreatif lintas kampus
π 4. Cerita Sukses dan Dampak Nyata
Contoh hasil dari keterlibatan mahasiswa:
- UMKM keripik pisang lokal berhasil menembus pasar e-commerce
- Produk tas rajut hasil pendampingan mahasiswa dipasarkan hingga luar kota
- Mahasiswa membuat video promosi wisata yang viral di media sosial
β Kesimpulan
Keterlibatan mahasiswa dalam pengembangan ekonomi kreatif daerah bukan hanya meningkatkan kompetensi mereka sendiri, tetapi juga membawa dampak positif bagi masyarakat. UNSUM membuktikan bahwa kampus bukan hanya tempat belajar, tapi juga penggerak perubahan sosial ekonomi di daerah.
