Pendahuluan

Di era digital seperti sekarang, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peluang besar untuk berkembang dengan memanfaatkan teknologi. Namun, masih banyak pelaku UMKM di desa yang belum memiliki pemahaman dan akses yang memadai terhadap platform digital.

Universitas Suryakancana Sumedang (UNSUM) melalui program pengabdian masyarakat oleh mahasiswa menggelar pelatihan UMKM digital untuk warga desa. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi kampus dalam memajukan ekonomi lokal berbasis teknologi.

Latar Belakang Program

Sumedang merupakan salah satu wilayah dengan potensi UMKM yang besar, mulai dari pengrajin tahu, batik, makanan tradisional, hingga kerajinan tangan. Namun, tantangan klasik yang dihadapi antara lain:

  • Minimnya akses terhadap pemasaran digital
  • Kurangnya literasi keuangan digital
  • Tidak adanya branding produk yang kuat
  • Kesulitan mengakses layanan e-commerce

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa UNSUM mengambil inisiatif untuk melakukan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM di desa binaan kampus.

Pelaksanaan Pelatihan

1. Sasaran Program

Pelatihan difokuskan pada 3 desa binaan di Kecamatan Tanjungsari dan Jatinangor. Peserta pelatihan terdiri dari:

  • Pemilik warung dan toko kecil
  • Pengusaha makanan rumahan
  • Penjual online yang masih mengandalkan media sosial secara manual

2. Materi Pelatihan

Mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Ilmu Komputer membawakan topik seperti:

  • Cara membuat akun toko di Tokopedia, Shopee, dan Instagram Shopping
  • Membuat logo dan banner produk menggunakan Canva
  • Mencatat keuangan sederhana dengan aplikasi BukuWarung dan Excel
  • Strategi pemasaran digital: caption, hashtag, dan testimoni pelanggan
  • Membuat QRIS dan penggunaan e-wallet

3. Metode Pelatihan

Pelatihan dilakukan dengan metode:

  • Praktik langsung di aula desa dan rumah warga
  • Kunjungan ke UMKM lokal dan observasi lapangan
  • Pendampingan 1-on-1 untuk UMKM yang belum familiar teknologi

4. Kolaborasi dan Dukungan

Program ini juga didukung oleh:

  • BUMDes dan Karang Taruna
  • Dosen pembimbing lapangan
  • Dinas Koperasi dan UMKM setempat

Dampak Pelatihan

Setelah mengikuti pelatihan, banyak peserta yang:

  • Berhasil menjual produk ke luar kota lewat Shopee
  • Meningkatkan omzet hingga 30% dalam waktu 1 bulan
  • Mengelola keuangan dengan rapi dan memiliki laporan penjualan
  • Memiliki desain kemasan dan branding yang lebih menarik

Salah satu peserta, Ibu Siti, mengatakan:
“Dulu saya bingung soal jualan online, tapi sekarang saya bisa kirim pesanan ke Jakarta berkat pelatihan dari adik-adik mahasiswa UNSUM.”

Kesinambungan Program

Untuk menjaga keberlanjutan program:

  • Mahasiswa membuat grup WhatsApp UMKM Digital sebagai forum diskusi
  • Modul pelatihan dibagikan dalam bentuk PDF dan video tutorial
  • Setiap semester, akan diadakan monitoring dan evaluasi oleh kelompok mahasiswa KKN

Kesimpulan

Pelatihan UMKM digital oleh mahasiswa UNSUM membuktikan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya fokus pada kelas, tetapi juga hadir untuk memberdayakan masyarakat. Dengan semangat kolaboratif dan inovatif, mahasiswa mampu menjadi agen perubahan nyata dalam pengembangan ekonomi desa berbasis teknologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *