Pendahuluan
Di tengah tantangan ekonomi global dan nasional, pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi prioritas penting bagi pembangunan daerah. UNSUM (Universitas Suralaya Mandiri) menunjukkan kepedulian nyata terhadap pengembangan UMKM melalui kolaborasi aktif antara dunia kampus dan sektor usaha lokal.
Kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran mahasiswa melalui pengalaman langsung, tetapi juga mendorong UMKM agar lebih inovatif, digital, dan kompetitif di pasar.
Latar Belakang Kolaborasi
UMKM di Indonesia masih menghadapi berbagai hambatan seperti:
- Kurangnya akses digital
- Rendahnya literasi keuangan dan pemasaran
- Minimnya kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan teknologi
UNSUM sebagai institusi pendidikan tinggi memiliki potensi besar untuk menjembatani kesenjangan tersebut dengan pendekatan ilmiah, teknologi tepat guna, serta sumber daya manusia muda yang kreatif dan solutif.
Bentuk Kolaborasi Kampus–UMKM di UNSUM
1. Program Pengabdian Masyarakat
Mahasiswa dan dosen UNSUM rutin melaksanakan program pengabdian kepada UMKM di wilayah Suralaya dan sekitarnya, seperti:
- Pelatihan digital marketing
- Pendampingan pembuatan laporan keuangan sederhana
- Pembuatan kemasan produk yang lebih menarik
- Pelatihan desain label dan branding
2. Magang dan Proyek Mahasiswa
Mahasiswa ditempatkan langsung di UMKM untuk mengerjakan proyek nyata seperti:
- Membuat website toko online
- Merancang sistem inventarisasi sederhana
- Meningkatkan keterlihatan produk UMKM di marketplace
3. Riset Terapan oleh Dosen
Dosen-dosen UNSUM menggandeng pelaku UMKM dalam penelitian aplikatif yang menghasilkan:
- Inovasi produk lokal berbasis bahan baku daerah
- Strategi pemasaran lokal-global
- Model bisnis berbasis komunitas
4. Inkubator Bisnis Kampus
UNSUM juga menyediakan unit inkubator bisnis untuk mahasiswa dan UMKM mitra agar bisa mengembangkan ide bisnis bersama, didampingi mentor berpengalaman dan jaringan pendanaan.
Dampak Positif Kolaborasi
Kolaborasi antara UNSUM dan UMKM telah memberikan dampak nyata, antara lain:
- Peningkatan omzet UMKM lokal setelah go digital
- Mahasiswa lebih siap kerja karena terbiasa menghadapi tantangan nyata
- Produk UMKM lebih berkualitas dan berdaya saing
- Terbentuknya ekosistem kewirausahaan lokal berbasis kampus
Testimoni Pelaku UMKM
Salah satu pelaku UMKM mitra UNSUM menyatakan:
“Sejak dibantu adik-adik mahasiswa UNSUM, produk kami sekarang bisa dijual lewat Shopee dan Instagram. Desain labelnya juga jadi lebih menarik. Omzet kami naik hampir dua kali lipat.”
Tantangan dan Upaya Perbaikan
Meskipun program berjalan baik, tantangan tetap ada, seperti:
- Belum semua UMKM memiliki kesiapan teknologi
- Terbatasnya waktu magang mahasiswa
- Kurangnya koordinasi berkelanjutan pasca program
UNSUM menjawab tantangan ini dengan:
- Membentuk komunitas UMKM binaan kampus
- Menyediakan pelatihan online mandiri
- Membangun platform digital UMKM-UNSUM untuk komunikasi dan update
Kesimpulan
Kolaborasi antara kampus dan UMKM menjadi kunci strategis untuk pemberdayaan ekonomi lokal yang berkelanjutan. UNSUM membuktikan bahwa sinergi pendidikan dan usaha bisa menciptakan dampak besar — baik bagi mahasiswa maupun pelaku ekonomi rakyat.
Dengan semangat gotong royong, kolaborasi ini akan terus dikembangkan agar semakin banyak UMKM dan generasi muda yang tumbuh bersama, berdaya, dan mandiri.
